Saturday, March 2, 2019

TKN Sebut Aturan e-KTP WNA Bukan Produk dari Pemerintahan Jokowi

e-KTP WNA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyinggung pemerintah melulu melaksanakan Undang-undang (UU) Nomor 24 Tahun 2013 mengenai Administrasi Kependudukan tentang e-KTP guna warga negara asing (WNA). TKN mengaku UU itu bukan produk capres petahana Jokowi.



"Ini tidak terdapat masalah, pemerintah melulu melaksanakan Undang-undang tahun 2013 produk lama bukan produk Pak Jokowi," kata anggota TKN Jokowi-Ma'ruf, Firman Subagyo dalam diskusi perdebatan 'e-KTP, WNA & Kita' di d'Consulate Resto & Lounge, Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (2/3/2019).


Anggota Komisi II DPR ini menyinggung memang adanya kekeliruan undang-undang itu yang tidak memisahkan e-KTP penduduk negara Indonesia (WNI) dan WNA. Seharusnya e-KTP WNA berubah warna untuk memisahkan e-KTP yang dipunyai WNI.


"Kesalahan undang-undang tidak terdapat perbedaan identitas WNA, menurut keterangan dari pandangan saya, secara teknis dipisahkan yaitu bahasa Inggris kan tidak dapat kasat mata. Di Amerika terdapat perbedaan warna sampai-sampai warna ini, oh ini asing dan ini bukan," jelas dia.


Di samping itu, Politisi Golkar ini meminta pihak Direktorat Jenderal Imigrasi pun dilibatkan mendata jumlah WNA yang sedang di Indonesia. Data tersebut dapat diserahkan untuk KPU supaya mengetahui jumlah WNA di Indonesia.


"Verifikasi penting, dokumen WNA ini terdapat di Imigrasi, Imigrasi dapat menjelaskan ke KPU ini lho WNA yang terdapat di Indonesia," tutur dia.


Di lokasi yang sama, Sesditjen Dukcapil Kemendagri I Gede Suratha menuliskan jumlah WNA yang memiliki e-KTP selama 1.600 orang. Mereka berada di lokasi wisata yaitu, Bali, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kemendagri mengeluarkan e-KTP pun menurut amanat undang-undang.


"Ada 1.600 KTP elektronik penyaluran sekarang lagi dirapikan. Senin (4/2) nanti KPU dan Bawaslu koordinasi," kata I Gede.


Seorang WNA memang dapat mempunyai e-KTP namun dengan kriteria yang ketat. Hal itu ditata dalam UU Nomor 24 Tahun 2013 mengenai Administrasi Kependudukan. Namun kepemilikan e-KTP tersebut tak menciptakan WNA mempunyai hak pilih di pemilu. Hak pilih melulu untuk WNI.


Berikut ini bunyinya (UU ini memakai istilah KTP-el guna e-KTP):
Pasal 63


(1) Penduduk Warga Negara Indonesia dan Orang Asing yang memiliki Izin Tinggal Tetap yang telah berumur 17 (tujuh belas) tahun atau telah kawin
atau pernah kawin wajib memiliki KTP-el.


(2) Dihapus.


(3) KTP-el sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berlaku secara nasional.


(4) Orang Asing sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib melaporkan perpanjangan masa berlaku atau mengganti KTP-el kepada Instansi Pelaksana paling lambat 30 (tiga puluh) hari sebelum tanggal masa berlaku Izin Tinggal Tetap berakhir.


(5) Penduduk yang telah memiliki KTP-el wajib membawanya pada saat bepergian.


(6) Penduduk sebagaimana dimaksud pada ayat (1) hanya memiliki 1 (satu) KTP-el.

Friday, March 1, 2019

Hasil Liga Jerman: Dortmund Tumbang di Kandang Augsburg 2-1

Dortmund Tumbang - Borussia Dortmund bisa hasil membuat kecewa di pekan 24 Liga Jerman. Bertamu ke kesebelasan papan bawah Augsburg, Die Borussen takluk 1-2.



Bermain di WWK Arena, Sabtu (2/3/2019) dinihari WIB, Dortmund sebetulnya tampil paling dominan. Mereka mendominasi penguasaan bola dengan komparasi 69% : 31%. Di samping itu, anak asuh Lucien Favre pun melepaskan lebih tidak sedikit tembakan (8:4), di mana lima di antaranya on target.


Tapi kelebihan angka-angka itu tak lumayan memberi Dortmund kemenangan yang paling mereka butuhkan, Augsburg justeru mampu buat dua gol dari total empat tembakan yang mereka lepaskan.


Gol kesatu tuan lokasi tinggal dilesakkan Ji Dong Won di menit 24. Pemain asal Korea Selatan tersebut kembali jadi momok Dortmund dengan mencetak gol kedua pada menit 68.


Dortmund sempat menghidupkan harapan guna paling tidak membawa pulang satu poin ketika Paco Alcacer memperkecil status menjadi 1-2 di menit 81. Namun Dortmund gagal meningkatkan jumlah golnya lagi.


Kekalahan ini belum bakal menggeser Dortmund dari puncak klasemen. Namun poin mereka yang berjumlah 54 berkesempatan disamai Bayern Munich. Tim Bavaria tersebut baru bakal bertanding malam nanti di kandang Borussia Moenchengladbach.

Kisah Inspirasi: Putus Kuliah, Pria Ini Raup Ratusan Juta dari Burger Nasi

Burger Nasi - Sukses semenjak muda ialah pilihan. Bermodal tekad dan keterampilan menangkap kesempatan sekecil apapun ialah kuncinya. Itu lah yang diperlihatkan oleh Khoirul Arifin, mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) yang pada gilirannya memilih putus kuliah demi konsentrasi berbisnis.



Khoirul ketika ini menjadi anak muda berpenghasilan ratusan juta rupiah masing-masing bulan dengan memasarkan burger. Bila umumnya burger diciptakan dengan roti, Khoirul memodifikasinya dengan memakai nasi.


Produk uniknya tersebut dia beri brand NasiHut. Dia mengawali bisnis tersebut semenjak 2015 ketika masih aktif berkuliah. Kala tersebut dia mengandalkan modal melulu sebesar Rp 150.000.


"Modalnya Rp 150.000, masih mahasiswa, kebetulan waktu tersebut tahun 2015," katanya, Sabtu (2/3/2019).


Bermodal duit tersebut, Khoirul menciptakan nasi burger sejumlah 30 porsi dengan isian nugget, sosis dan telur, saus dan mayonaise.


Saat masih merintis bisnisnya itu, dia memasarkan seporsi NasiHut dengan harga Rp 5.000. Produknya tersebut hanya dipasarkan di lingkungan kampus saja dengan menyasar mahasiswa. Dia mengatakan, produk NasiHut telah beredar di lebih dari 100 perguruan tinggi di Jabodetabek.


"Kita terdapat relasi lebih dari 100 universitas Jabodetabek. Jadi jualnya ke mahasiswa," ujarnya.


Saat ini, Khoirul dapat mejual 5.000-10.000 porsi nasi burger per harinya dengan mengandalkan satu unit pabrik. Kini harga nasi burger yang dia jual harganya Rp 7.000 per porsi.


Khoirul enggan buka-bukaan soal omzetnya per bulan. Tapi dia menuliskan pendapatan dari memasarkan NasiHut tersebut telah tembus di atas Rp 100 juta.


"Cukup cukup lah (omzetnya), hingga ratusan juta," jawabnya.


Dia juga bercerita bagaimana mula mula terlahir nasi burger. Ide ini tercipta ketika ia jauh guna membeli santap saat kuliah.


"Jadi tadinya saya dulu kan di asrama IPB. di sana bila kita santap lumayan mesti nanjak dulu ke atas, jaraknya lumayan. Nah saya beranggapan bahwa terdapat nggak sesuatu yang itu dapat langsung disajikan namun sederhana. Akhirnya terpikirlah buat burger, rotinya diganti nasi," paparnya.


Bisnisnya juga tak dapat dibilang mulus-mulus saja. Seiring berjalannya waktu hadir kompetitor dengan produk sejenis, yaitu burger dengan roti yang diganti menjadi nasi.


Namun tersebut dia siasati dengan teknik membuat produknya mempunyai nilai tambah dikomparasikan kompetitor.


"Untuk menyiasatinya anda ada added value-nya, terdapat nilai tambahnya, misal dari rasa NasiHut beda. Kan yang beda rata-rata pengemasannya pada umumnya laksana apa. Nah anda ada pengemasan tema originalnya kita," ujarnya.


Demi konsentrasi berbisnis NasiHut, kesudahannya Khoirul menyimpulkan berhenti kuliah di semester 2.


"Saya nggak lulus kuliah. Jadi saya semester 2 berhenti sebab bisnis," tambahnya.

Begini Tanggapan Jokowi Soal Aturan Cuti Kampanye Presiden di Pilpres

Cuti Kampanye Presiden - Joko Widodo (Jokowi) menyatakan tetap akan melaksanakan amanah sebagai presiden meskipun statusnya ketika ini pun sebagai calon presiden (capres). Dia mengucapkan tidak akan memungut cuti.



"Kalau aturan mewajibkan kita mesti libur total, ya saya akan libur total. (Tapi) Aturan KPU kan tidak mewajibkan itu. Saya masih dapat kerja," ucap Jokowi usai panen raya jagung di Desa Motilango, Kabupaten Gorontalo, Jumat (1/3/2019).


Jokowi pun bakal berkampanye sebagai capres bukan pada ketika hari kerja, yakni Sabtu dan Minggu. "Paling hari Sabtu-Minggu (berkampanye). Lebih baik laksana itu. Aturan mengizinkan kok," imbuh Jokowi.


Sebelumnya pada Selasa, 26 Februari 2019, juru debat dan anggota Direktorat Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Indra, menyoroti kedudukan Jokowi sebagai capres petahana. Dia meminta Jokowi untuk memberitahukan secara tersingkap waktu cutinya.


"Sebenarnya (sebagai) pejabat negara saat kampanye mesti di luar tanggungan, dengan kata lain cuti tersebut kewajiban, baik presiden atau kesebelasan kampanye (yang) lakukan pekerjaan kampanye," ucap Indra di Media Center BPN Prabowo-Sandiaga.


Indra menyinggung kampanye secara terbatas sudah dibuka sejak 23 September 2018. Sedangkan, menurutnya, kampenye tersingkap pada 21 hari sebelum hari coblosan 17 April 2019.


"Nah dengan kata lain sekarang proses kampanye terbatas telah dilakukan. Kalau memang Jokowi mensosialisasikan sebagai capres, sebagai kandidat seharusnya dia libur dan ini instrumen yang ditata UU. Karena bila nggak ya melanggar," ucapnya.


"Maka agar tidak terjadi abuse of power, agar tidak ada sangkaan penyalahgunaan, mari gentle dong. Sandi aja mundur, gentle pun Jokowi, paling tidak cuti. Jadi Jokowi gentle dia declare tanggal berapa dia libur karena bila nggak kerjakan ya potensi penyalahgunaan dominasi akan paling tinggi," imbuh Indra.

Pekan Seru di Italia: Pertandingan Derby Roma dan Napoli vs Juventus

Napoli vs Juventus - Liga Italia pekan ini bakal menghadirkan laga-laga seru. Ada pertandingan panas derby kota Roma dan duel dua kesebelasan teratas antara Napoli dan Juventus.



Pekan ke-26 Liga Italia bakal dipanaskan derby ibu kota atau Derby della Capitale antara Lazio dan AS Roma di Stadion Olimpico, Minggu (3/3/2019) pagi-pagi sekali WIB. Lazio akan beraksi sebagai tuan lokasi tinggal pada pertandingan ini.


Laga ini tak hanya memperebutkan gengsi ibu kota. Lazio dan Roma pun sedang sama-sama berupaya memburu tiket ke empat besar.


Roma ketika ini tidak banyak unggul dengan menduduki peringkat kelima dengan 44 poin dari 25 laga, terbelakang satu angka dari AC Milan yang terdapat di urutan keempat. Sedangkan Lazio yang baru memainkan 24 pertandingan terdapat di posisi keenam dengan 38 poin.


Menatap laga akhir pekan ini, Lazio dan Roma terdapat dalam tren yang bertolak belakang. Lazio tidak menang dalam empat laga terakhirnya di seluruh kompetisi, termasuk ketika disingkirkan Sevilla di Liga Europa. Sedangkan Roma memenangi empat laga terakhirnya.


Lazio kepayahan semenjak setelah jeda musim dingin. Tim arahan Simone Inzaghi tersebut cuma menang tiga kali dari 10 pertandingan di seluruh kompetisi. Tak hanya itu, mereka pun kesulitan buat gol. Hanya 10 gol yang didapatkan Lazio dari 10 laga terakhirnya semenjak jeda musim dingin.


Di sisi lain, Roma yang memenangi empat pertandingan terakhirnya di semua persaingan itu lumayan rajin buat gol. Edin Dzeko dkk mencetak 10 gol dalam empat kemenangan tersebut.


Secara head-to-head, Roma unggul atas Lazio dalam sejumlah pertemuan terakhir. Giallorossi menang tiga kali dalam lima derby terakhir.


Dari pertandingan lainnya, San Paolo akan melangsungkan duel antara dua kesebelasan teratas klasemen. Juventus sang pemuncak klasemen bakal tandang ke markas Napoli, Senin (4/3/3019) pagi-pagi sekali WIB.


Di klasemen ketika ini, Juventus yang belum terkalahkan sudah mengoleksi 69 poin. Mereka unggul 13 angka dari Napoli yang terdapat di urutan kedua.


Pertandingan diprediksi akan berjalan sengit. Napoli pasti tak hendak kalah supaya tak semakin tertinggal. Sementara untuk Juventus, kemenangan di laga ini berkesempatan jadi pukulan telak untuk Napoli.


"Kami hendak mengakhiri perburuan gelar dan mengindikasikan bahwa kami memuncaki klasemen bukan secara kebetulan. Ini bakal menjadi laga Napoli vs Juventus yang lebih terbuka sebab kedua tim bakal siap guna itu," ucap bek Juventus Giorgio Chiellini.

Tahanan Tertua Berumur 70 Tahun dieksekusi Suntik Mati di Texas

Suntik Mati - Otoritas Texas, Amerika Serikat mengeksekusi mati seorang terpidana pembunuhan berumur 70 tahun. Kakek itu menjadi tahanan tertua yang dieksekusi mati di Texas semenjak pemerintah AS menerapkan kembali hukuman mati.



Departemen Keadilan Kejahatan di Texas mengkonfirmasi eksekusi mati Billie Wayne Coble pada Kamis (28/2) masa-masa setempat. Pria tersebut telah divonis mati atas pembunuhan tiga orang pada tahun 1989 -- orangtua dan saudara laki-laki dari istrinya yang sudah meminta cerai.


Coble meninggal sesudah disuntik mati pada Kamis (28/2) malam masa-masa setempat di ruang eksekusi mati di Huntsville, melulu dua jam sesudah Mahkamah Agung AS menampik permohonan bandingnya di menit-menit terakhir.


Coble adalahtahanan ketiga yang dieksekusi mati di AS tahun ini, dan kedua di negara unsur Texas, yang terdaftar sebagai negara unsur AS yang paling tidak sedikit melakukan eksekusi mati terhadap semua tahanan. Demikian seperti dikabarkan kantor berita AFP, Jumat (1/3/2019).


Coble menjadi orang tertua yang dieksekusi mati di Texas semenjak Mahkamah Agung merealisasikan kembali hukuman mati pada tahun 1976 silam. Tahanan tertua yang dieksekusi mati di AS ialah pengebom Walter Moody, yang dieksekusi mati tahun kemudian di Alamaba pada umur 83 tahun.


Berdasarkan keterangan dari media lokal, Texas Tribune, ada nyaris 30 terpidana mati di Texas yang telah meringkuk di penjara sekitar lebih dari 25 tahun.


Coble, seorang veteran Perang Vietnam, terbukti bersalah membunuh saudara iparnya, Bobby Vicha, yang menjadi polisi di kota Waco, serta ayah dan ibu Vicha, Robert dan Zelda.

Pro dan Kontra di Masyarakat Mengenai Aturan Kantong Plastik Berbayar

Plastik Berbayar - Minimarket telah merealisasikan kantong plastik tidak cuma-cuma atau berbayar mulai hari ini. Kantong plastik sekarang dikenakan ongkos minimal Rp 200 per kantong. Kebijakan ini juga menuai pelbagai respons dari masyarakat.



Wahyu, penduduk Kebayoran Lama Jakarta Selatan, mengatakan, kepandaian ini terdapat plus dan minusnya. Plusnya, kata dia, sebab tujuannya baik yakni meminimalisir sampah plastik.


"Kalau dibilang sukanya, sebab emang tujuannya bagus," katanya, Jumat (1/3/2019).


Wahyu sendiri baru tahu kepandaian tersebut hari ini saat melakukan pembelian barang di Alfamart. Tapi, dia menyayangkan, informasi yang tidak cukup tersebar di masyarakat. Hal itu adalahsisi minus dari kepandaian plastik berbayar.


Namun, kebetulan dia membawa plastik sebab baru melakukan pembelian barang di lokasi lain.


"Kebetulan saya bawa plastik tadi, bila nggak bawa ya bayar, namun intinya meminimalisir plastik. Kalau nggak (bawa), bayar ya bayar. Promosinya yang kurang," sambungnya.


Beda dengan Wahyu, penduduk lainnya mempunyai nama Ulfa menyatakan sudah tahu kepandaian ini dari sekian banyak pemberitaan. Menurutnya, tahapan ini tepat untuk meminimalisir limbah plastik.


Dia bilang, kebijakan tersebut merupakan peradaban meski di pasar tradisional belum diterapkan kepandaian serupa.


"Berdasarkan keterangan dari saya ini peradaban untuk meminimalisir limbah plastik. Meskipun pastinya belum signifikan sebab baru dilaksanakan pada ritel modern," ujarnya.


Ulfa mengaku, sekitar ini pun berupaya meminimalisir pemakaian plastik. Caranya, dengan membawa tas melakukan pembelian barang sendiri.


Walaupun, dia kadang lupa membawa tas belanjaan tersebut sendiri.


"Kalau saya sendiri telah mulai meminimalisir pemakaiannya, walaupun belum sepenuhnya. Misal bila ke pasar suka bawa tas melakukan pembelian barang sendiri. Tapi sebab belum terbiasa kadang suka lupa. Terus, kalau melakukan pembelian barang di ritel modern bila barangnya dikit suka dimasukin ke tas begitu," ujarnya.